Budi Harta Winata – Bisnisku Seperti Baktiku Kepada Orang Tua

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Budi Harta Winata – Bisnisku Seperti Baktiku Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Kedua Orang Tua hukumnya adalah WAJIB! Apapun statusmu, kedudukanmu, agamamu, semuanya tidak akan pernah berkah sebelum berbakti kepada Orang Tua. Ada banyak sekali kisah orang-orang yang sukses karena baktinya kepada orang tua dan ada banyak sekali orang yang menderita karena menelantarkan Orang Tua, Jadikanlah semua itu pelajaran untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Awal tahun ini mari kita Introspeksi diri, apakah sudah maksimal bakti kita kepada orang tua? Jika belum maka silakan perbaiki, selagi masih bisa melihat wajah indah sang Ibunda dan Ayahanda. Supaya lebih membangkitkan semangat kita untuk berbakti kepada orang tua maka simak kisah nyata dari Budi Harta Winata yang sukses berkat baktinya kepada orang tua.

Baca Juga Artikel : Jual Produk HDPE Terbaik dan Terpercaya Sertifikat SNI

Budi Harta Winata – Bisnisku Seperti Baktiku Kepada Orang Tua

Pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur telah memberikan tauladan yang sangat baik kepada semua manusia di dunia ini. Sebelum sukses, Budi hanyalah seorang yang ber-profesi sebagai tukang las keliling dan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Negeri Tetangga (Malaysia). Hari demi hari dia lalui dengan tidak mudah, rintangan selalu menerpa kehidupannya. Singkat cerita, 12 tahun kemudian tepatnya pada tahun 2007 budi mencoba merubah nasib dengan cara membuka bengkel tralis. Tanpa di sangka bengkel tersebut ramai pengunjung hingga bengkel yang awalnya hanya sepetak dan menyewa kini menjadi bengkel yang sangat luas sekitar 1 hektar memiliki puluhan karyawan tetap dan ribuan karyawan tidak tetap.

Beberapa tahun kemudian bengkel tersebut di beri nama PT. Arta Mas Graha Andalan yang bergerak di konstruksi baja dan berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Budi Harta Winata memperoleh keberhasilan tersebut bukan semata-mata tanpa sebab. Budi membocorkan rahasia suksesnya yaitu selain kerja keras juga karena berbakti kepada orang tua, tidak pernah meninggalkan shalat, dan memperbanyak amal ibadah. “Jadikanlah Orang Tua Seperti Raja, Maka Rejeki pun Seperti Raja – ungkap Budi Harta Winata” dari ungkapan tersebut dapat memberikan jawaban bahwa orang tua adalah titik kesuksesan yang sesungguhnya. Budi juga mengatakan jangan jadikan orang tua mu seperti pembantu karena rejekimu pun pasti seperti pembantu. Ungkapan yang sangat benar adanya.

Selain berbakti kepada orang tua, budi juga mengamalkan sholat tepat waktu dengan ikhlas dan tanpa pamrih jadi ketika Adzan berkumandang maka mesin akan di matikan secara otomatis, ungkap Budi. Hal tersebut di buktikan melalui perusahaannya yang selalu memberikan waktu untuk para karyawan-karyawati berhenti sejenak melaksanakan perintah sholat. Bahkan di setiap unit perkakas yang berada di ruang kerja terdapat spanduk “Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja”. Jarang sekali perusahaan yang menerapkan sistem seperti itu.

utamakan-sholat-dan-keselamatan-kerja

Ada kisah menarik yang pernah Budi alami ketika masih menjadi tukang las. Pada suatu hari tepatnya tahun 2003, sang istri meminta untuk kurban di tahun itu lantas budi bingung kepalang tanggung karena kala itu ia hanya memiliki uang Rp. 400 ribu namun dengan rasa ikhlas dan tegas tanpa memikirkan kedepannya Budi memberikan uang tersebut untuk kurban dan untuk menutupinya budi memakai uang simpanan sang istri. Dari rasa ikhlas berkurban tersebut ternyata pada hari berikutnya budi mendapatkan order las senilai Rp. 40 juta, wow itulah kehebatan dari rasa ikhlas berkurban bukannya rugi namun semakin untung.

Baca Juga Artikel : Pantang Menyerah – Dari Pengamen Menjadi Jutawan

Pelajaran yang Bisa dipetik

Dari Kisah Budi Harta Winata kita bisa memetik berbagai pelajaran yaitu berbakti kepada orang tua selayaknya orang tua adalah raja, jangan pernah sekali-kali melukai hati mereka namun jika pernah melakukannya maka minta maaflah sebelum semuanya terlambat. Selain berbakti kepada orang tua budi juga mengajarkan kita untuk selalu ber-ibadah tepat waktu dan jadikanlah pekerjaan ataupun uang sebagai alat memperbanyak amal ibadah kepada Sang Pencipta.

Semoga dengan adanya kisah nyata dari Budi Harta Winata dapat merubah sifat dan sikap kita menjadi lebih baik, akhir kata terima kasih sudah membaca artikel ini dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan ^_^

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *