Si Kecil yang Cerdik – Sukses di Usia Dini

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Si Kecil yang Cerdik – Sukses di Usia Dini

Sukses di usia dini? Ahh massa? Yang bener? Massa ada sih? Bukankah orang yang sukses itu biasanya usia muda sekitar 20 tahun? Ada donk, buktinya si kecil ini sukses berbisnis di usia dini. Gak percaya? Mau bukti?, Simak deh kisah nyatanya di bawah ini.

Si Kecil yang Cerdik – Sukses di Usia Dini

Si kecil ini memiliki pemikiran yang sangat cerdik. Usia pun masih bisa di bilang dini yaitu 11 tahun. Usia anak kecil yang masih lucu dan biasanya gemar bermain game maupun bersama teman sebayanya namun tidak dengan Henry Patterson. Bocah imut kelahiran di Lidlington, Inggris bisa mengantongi Rp. 20 juta tiap minggu, wow angka yang sangat fantastis terlebih dengan usia yang masih dini.

Patterson, sudah memiliki mindset bisnis sedari usia 6 tahun, di usia tersebut ia memiliki segudang ide bisnis yang sangat kreatif hingga ia beranjak di usia 7 tahun memberanikan diri untuk memulai dengan menjual kotoran dari kandang ayam (Pupuk) walau pun ber-aroma tidak sedap henry tetap senang menjalani hobby berbisnisnya hingga mulai menghasilkan pendapatan 1 pounds dari penjualannya tersebut.

Hari demi hari silih berganti dan dengan segudang ide yang dimilikinya akhirnya Patterson mulai membeli berbagai produk di toko amal yang tersedia di negaranya dan menjual kembali dengan cara membuka toko online di Ebay. Siapa sih yang gak kenal toko online ebay? Selain Peterson juga banyak sekali orang yang sukses dari toko online tersebut begitu juga para affiliate marketing. Oke, kembali ke kisah Henrry Patterson. Berkat toko online tersebut Patterson kebanjiran order dan berhasil meraup keuntungan sebesar ratusan poundsterling per minggunya.

Karena keberhasilan tersebut lantas semakin membangkitkan jiwa berbisnisnya dan patterson pun mulai membuka toko offline dengan produk Coklat dan Permen yang di namai Not Before Tea. Tanpa di sangka usahanya kian maju dengan pesat sehingga berhasil mengantongi Rp. 20 juta tiap minggunya. Dari penghasilan tersebut ia gunakan untuk memutar uang dengan cara memproduksi buku anak-anak dan untuk membuat berbagai marchendise keperluan toko onlinenya. Benar-benar bocah yang cerdik dan pandai memutar uang.

Selain itu, Patterson juga menerbitkan satu buah buku dengan judul Pip Gets a Job yang di mana bercerita tentang seekor tikus yang bertugas menjaga toko online. Cerita yang unik dan pasti disukai oleh anak-anak. Berkat semua kesuksesan yang telah di capainya, Henry Patterson kini bekerja sama dengan lebih dari 70 perusahaan di negaranya tersebut dan berhasil meraup keuntungan Rp. 1,3 miliar tiap tahunnya.

Walaupun Patterson sudah menjadi milioner ia tetap tidak pernah berlaku sombong kepada teman sebaya nya. Ia sering bercerita tentang bisnis kepada teman-teman di sekolahnya namun ia tidak pernah membicarakan besarnya nilai yang telah di raih nya dan kini Patterson tetap berlaku ceria sewajarnya usia yang masih dini.

Baca Juga Artikel : Budi Harta Winata – Bisnisku Seperti Baktiku Kepada Orang Tua

Pelajaran yang Bisa di Petik

Dari kisah nyata Henry Patterson kita mendapatkan berbagai pelajaran yang bisa di terapkan bahwa anak seusia itu saja bisa apalagi kita yang sudah dewasa pastilah bisa melebihi kesuksesannya. Selain itu Patterson juga mengajari kita untuk pandai dan jeli memutar roda keuangan menjadi lipat ganda dan terlebih tetap menjadi manusia sederhana yang tidak pernah berlaku sombong, karena sombong adalah penyakit yang amat mengerikan.

Dengan adanya kisah ini bisa menjadikan inspirasi untuk mendidik buah hati anda menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat, dan tetap mengikuti massa studi mereka. Demikian Artikel kali ini semoga memberikan Inspirasi untuk anda 🙂

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *